Perlukah Izin bagi Pemilik Airsoftgun ?
Pengaturan Senjata Api dan Bahan Peledak di Indonesia diatur dalam dua ketentuan ; yakni Pertama, Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Tentang Senjata Api Tajam yang efektif diberlakukan tanggal 1 September 1951 dan kedua, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1948 yo. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU) Nomor 20 Tahun 1960 Tentang Pendaftaran dan Pemberian Izin Pemakaian Senjata Api. Yang dimaksud dengan Senjata Api menurut UU Nomor 8 Tahun 1948 , didefinisikan sebagai : “senjata api adalah a) senjata api dengan bagian-bagiannya, b) alat penyembur api dan bagian-bagiannya, c) mesin dan bagian-bagiannya , dan bahan peledak seperti granat tangan, bom dan sebagainya.
Senjata Api sebagai lethal weapon (senjata mematikan) maka penggunaan serta kepemilikannnya harus berdasarkan izin. Oleh karena itu maka pemilik senjata api harus mendaftarkan di kantor Kepolisian Daerah yang di tunjuk oleh kepala pusat Kepolisian Negara, dan selanjutnya untuk memperoleh izin pemakaiannya. Izin yang dimiliki oleh si-pemilik senjata api yang bukan anggota Polisi atau TNI, dapat dialihkan izin (dipindahtangankan) tersebut kepada lain pihak dengan cara izin terlebih dahulu kepada Kepolisian untuk pemindahtanganan. Izin dikeluarkan oleh dua instansi yang berbeda yakni senjata api yang berada ditangan anggota TNI didaftarkan menurut Instriksi Menteri Pertahanan dan yang berada di tangan polri menurut Instruksi Kepala Pusat Kepolisian Negara.
Sebaliknya jika si pemilik senjata api tidak menghendaki surat izin memakai senjata api sebagai konsekwensinya, senjata api itu diserahkan kepada kepolisian. Jika si pemilik Surat Izin Pemakaian senjata api pindah ke luar daerah propinsi maka yang bertsnagkutan harus memberitahu kepada kepolisian yang memberi izin dan segera melapor sesampainya di tempat baru kepada kepolisian daerah setempat.
Jika ada masalah misalnya SIM-nya hilang maka pemegang Surat Izin Pemakain itu harus segera melaporkan kepada Kepolisian yang memberi izin sekurang-kurangnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Sanksi diberikan bagi pemegang surat izin senjata api apabila di salah gunakan maka ada sanksi administratif Surat izin Pemakaian Senjata Api dicabut oleh Pihak yang berhak memberikannya dan kemudian Senjata api itu dirampas. Ketentuan yang sama tentang pemberian izin penggunaan Senjata Api oleh Kepolisian diberikan kepada anggota TNI yang kepemilikan senjata api itu bukan untuk dinas maka yang paling berwenang memberikan izin atau penolakan perizinan diberikan seperti untuk orang sipil, yakni ada pada Kepolisian Negara.
Pemilik senjata api dapat diberikan sanksi bilamana menggunakan senjata api itu tanpa izin sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 yang menyatakan ; lengkapnya sebagai berikut : dimasukan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba, memperoleh, menyerahkan , atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya, atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia, senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak, dihukum dengan hukuman mati, atau hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 (dua puluh) tahun.
Tidak semua senjata dapat dikenakan pasal 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 itu, dikecualikan untuk senjata-senjata yang nyata-nyata mempunyai nilai sebagai barang kuno, yang tidak dapat dipakai atau dipergunakan kembali.
Sebagaimana diurakan dalam rumusan tentang definisi senjata api sebagaimana dimaksud UU Nomor 8 Tahun 1948 , didefinisikan sebagai : “senjata api adalah a) senjata api dengan bagian-bagiannya, b) alat penyembur api dan bagian-bagiannya, c) mesin dan bagian-bagiannya , dan bahan peledak seperti granat tangan, bom dan sebagainya.
Kesimpulan dan Jawaban Bagian Pertama
Maka dapat disimpulkan kalau airsoftgun bukan senjata api dan bukan pula senjata tajam, Airsoftgun tidak mematikan karena bukan sejenis “lethal weapon” yang dapat menghilangkan nyawa, benda ini hanyalah mainan biasa saja, hanya bentuk fisiknya mirip “senjata api” beneran. Sepanjang pengetahuan penulis, aturan mengenai airsoftgun belum ada dasar hukum. Kesimpulannya; jadi tidak perlu izin bagi pemilik/pengguna airsoftgun.
”Adakah aturan yang melarang tentang penggunaaan seragam militer berikut perlengkapannya seperti yang digunakan tentara nasional kita “?
Ada. Aturan yang melarang pemakaian seragam militer dianggap suatu pelanggaran terhadap ketertiban umum seperti yang digunakan tentara nasional kita beserta perlengkapannya yakni dalam Pasal 517 (1) K.U.H. Pidana. “Dihukum dengan hukuman kurungan selama-lamanya satu bulan atau denda sebanyak-banyak seratus lima puluh rupiah”; 1. barangsaiapa yang membeli, menukari, untuk dipakai atau untuk disimpan barang yang menjadi pakaian, kelengkapan atau persenjataan orang prjurit dibawah pangkat opsir atau barangsiapa yang menjual atau menukarkan, memberikan sebagai pemberian, menggadaikan, memberikan untuk dipakai atau disimpan barang semacam itu untuk orang prajurit dibawah pankat opsir, dengan tak ada izin dari atau atas nama opsir yang memerintah.” 2. barangsiapa yang membiasakan membeli barang semacam itu, dan tidak menuruti aturan pembelian undang-undang umum tentang memegang daftar barang itu.
Kesimpulan dan Jawaban Bagian Kedua
Jika mengacu pada aturan tersebut diatas maka menggunakan seragam militer nasional beserta perlengkapannya seperti yang digunakan tentara kita adalah pelanggaran terhadap ketertiban umum, maka pemain airsoftgun harus memilih seragam dan perlengkapan militer yang berbeda dengan apa yang dipergunakan tentara nasional Indonesia.
Pakaian Dinas Lapangan TNI, kita lazimnya menggunakan loreng Inggris (loreng Malvinas) karena loreng itu dulu (1981) dikenakan prajurit Inggris pada saat perang Malvinas melawan Argentina. Loreng yang sama pula sekarang digunakan oleh TNI kita.
Sebagai antisipasinya, maka untuk seragam ini dipasaran banyak sekali seragam-seragam militer yang biasa digunakan tentara asing. Silahkan saja pilih, ada motif Tiger Strips (loreng hijau gelap ) yang digunakan Spesial Forces US Army saat Perang Vietnam, ada pula loreng khaki gurun (dikenakan oleh tentara Amerika) saat perang Teluk 1991. dan masih banyak lagi pilihannya. Jadi tidak harus seperti seragam militer nasional kita. Harus berbeda.
mengapa polisi (penyidik) menyita airsoftgun ?”
1. Karena pada prinsipnya semua barang-barang atau benda-benda yang digunakan sebagai alat kejahatan bisa disita oleh aparat hukum (kepolisian, kejaksaan) dan atau sejak diputuskan oleh pengadilan, maka barang-barang yang dipergunakan itu kemudian dirampas untuk segera dimusnahkan. Aturan tentang penyitaan diatur dalam Pasal 38 hingga Pasal 48 K.U.H.A.P. Tak terkecuali Airsoftgun (meskipun mainan) bilamana dijadikan barang bukti dan terbukti di sidang pengadilan berdasarkan putusan hakim yang berkekuatan tetap (vonis) ternyata terbukti secara sah dipergunakan dalam kejahatan. Misalnya ; airsoftgun digunakan sebagai alat kejahatan untuk menakut-nakuti korban kejahatan. Menurut pasal 38 K.U.H.A.P. (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) ayat (1) Penyitaan hanya dapat dilakukan oleh penyidik dengan surat izin ketua Pengadilan Negeri setempat. (2) Dalam keadaan yang sangat perlu dan mendesak bilamana penyidik harus segera bertindak dan tidak mungkin untuk mendapatkan surat izin terlebih dahulu, tanpa mengurangi ketentuan ayat (1) penyidik dapat melakukan penyitaan hanya atas benda bergerak dan untuk itu wajib segera melaporkan kepada ketua pengadilan negeri setempat guna memperoleh persetujuannya.
2. Selanjutnya Pasal 39 KUHAP menyebutkan kriteria ayat (1) benda yang dapat disita. Yang dapat dikenakan penyitaan adalah ; a, benda atau tagihan tersangka atau terdakwa yang seluruh atau sebagian diduga diperoleh dari tindak pidana atau sebagai hasil dari tindak pidana. Misal; penyelundupan airsoftgun. b. benda yang yang telah dipergunakan secara langsung untuk melakukan tindak pidana atau untuk persiapkannya. Misal; Airsoftgun dipergunakan pelaku tindak pidana untuk menakut-nakuti korban. c. benda yang dipergunakan untuk menghalang-halangi penyidikan tindak pidana. Misal ; Mengacam aparat hukum dengan airsoftgun. d. benda yang khusus dibuat atau diperuntukkan melakukan tindak pidana. Misal, modifikasi airsoftgun agar memiliki kemampuan “mematikan” (lethal weapon) untuk dipakai sebagai alat kejahatan. e. benda lain yang mempunyai hubungan langsung dengan tindak pidana yang dilakukan.
Kesimpulan dan Jawaban Bagian Ketiga
1. Polisi (penyidik)/ Kepolisian Republik Indonesia memiliki hak dan kewenangan untuk melakukan penyitaan atas dasar izin/persetujuan Ketua Pengadilan Negeri. Bilamana airsoftgun di pakai sebagai alat melakukan kejahatan.
2. Karena pada prinsipnya, semua barang-barang dengan kualifikasi barang bukti kejahatan, atau alat yang dipergunakan untuk melakukan kejahatan dapat disita untuk kemudian dimusnahkan, atau dilelang.
Main Airsoftgun dan Izin Keramaian dari Kepolisian Setempat
Aktivitas Airsoftgun jika dilakukan di area publik berpotensi “Mengganggu Ketertiban Umum”. Perlu dipahami jika Airsoftgun dimainkan di publik area berpotensi menganggu ketertiban umum. Ketentuan tentang pelanggaran diatur dalam Pasal 489 sampai Pasal 502, serta BAB II Tentang Pelanggaran Ketertiban Umum diatur dalam Pasal 503 sampai Pasal 520 KUHPidana (wetboek van Straftrecht voor Indonesie).
Oleh sebab itu, maka segala aktivitas permainan Airsoftgun semacam “perang-perangan” harus terlebih dahulu meminta izin kepada Kepolisian setempat. Kepolisian Republik Indonesia sebagai Alat Negara, Penegak Hukum memiliki hak dan kewenangan untuk menghentikan kegiatan yang berpotensi akan mengganggu keteriban umum.
Pra – Kondisi dan Saran
1. Sebelum melakukan aktivitas kegiatan permainan Airsoftgun, penyelenggara/panitia harus segera mengajukan izin keramaian kepada kepolisian setempat. Bila dizinkan maka kegiatan bisa dilanjutkan.
2. Jika pada saat berlangsungnya kegiatan permainan airsoftgun, ternyata menimbulkan ketidaktentraman atau menimbulkan gangguan sosial di masyarakat maka , kepolisian dapat menghentikan kegiatan seketika.
3. Agar supaya tidak menganggu ketertiban umum maka bisa mencari lokasi yang jauh dari area publik. Tetap izin lokasi mesti diurus.
09/12/11
07/12/11
Mengenal AirSoft Gun
Airsoft gun adalah mainan replika senjata yang berukuran hampir sama dengan jenis senjata aslinya. Mainan replika airsoft gun mengadopsi beragam jenis senjata-senjata yang ada di dunia, baik dari jenis pistol, revolver, submachine gun, assault rifle, sniper rifle, shotgun sampai bazooka.
Walaupun termasuk kategori mainan, airsoft gun juga mampu memuntahkan peluru plastik bulat berukuran 6mm (biasa disebut bb, red.) baik secara satu persatu (single action), semi otomatis maupun full automatic.
Bahkan untuk jenis tertentu bisa digunakan BB alumunium, besi atau tembaga.
Digerakkan Oleh Hembusan Udara
Pada dasarnya, airsoft gun digerakkan oleh hembusan udara yang dihasilkan oleh piston yang digerakkan oleh
AIRSOFT SPRING
AIRSOFT GAS
Jenis Airsoft Gas Seperti namanya, jenis ini menggunakan gas untuk menghembuskan gas jenis freon (HFC 134/R22) yang akan meniupkan bb 6mm tersebut. Kelebihan jenis ini adalah efek hentakan (recoil) atau blowback yang ditimbulkannya bagi banyak penggemar menghasilkan sensasi yang tersendiri dibandingkan jenis lainnya. Airsoft gas yang non blowback bisa lebih kencang powernya di karenakan tenaga gas tidak digunakan untuk menggerakkan slide (blowback), sehingga tenaganya bisa 100% digunakan untuk powernya
ELECTRICK GUN
Jenis Electric Gun merupakan Jenis terkini yang juga sangat populer. Disebut electric gun karena mekanisme pendorong tenaganya digerakkan oleh motor (dynamo) yang digerakkan oleh tenaga baterai yang mendorong piston untuk bergerak maju/mundur menghembuskan bb 6mm agra segera meluncur di dalam laras.
Bukan Untuk Senjata Beladiri
Kepemilikan airsoft gun diizinkan dengan peraturan pembatasan umur (18+)
Sebagian besar hobbyist airsoft menggunakan airsoft gun sebagai sarana dalam bermain perang-perangan (airsoft wargames) atau sebagai barang koleksi.
Sebagai benda koleksi, airsoft gun memang indah dipajang di ruang tamu maupun ruang kantor Anda.
Selain itu, rekan-rekan hobbyist airsoft, menggunakan perlengkapan militer lengkap dan tak lupa dengan perangkat airsoft gun-nya,untuk bermain peperangan (airsoft wargames) layaknya serdadu tempur maupun special forces unit.
HOP UP SYSTEMS:
sekarang banyak airsoft gun yang ada tanda "hop-Up"-nya di kotak atopun di labelin,mungkin para ersopter terutama yang masih rookie ber-tanya2 apa sih Hop-Up itu?apa sich enaknya pake sistem itu?
HOP-UP
Pada saat ini sudah banyak airsoft yang menggunakan hopup system. Sebenarnya apakah hopup system ini? Berikut penjelasan sederhana tentang hopup system di airsoft.
Hopup system merupakan sebuah mekanisme yang sederhana pada airsoft yang memungkinkan BB untuk mencapai jarak yang lebih jauh.
Cara kerjanya sederhana. Di pangkal barrel dekat gerbox sebelum inlet BB, ditempatkan hopup yang biasanya terbuat dari karet. Karet ini akan membuat semacam "ganjalan" yang terletak persis dibagian atas barrel. Pada saat BB ditembakkan, maka bagian atas dari BB akan menabrak "ganjalan" karet ini sehingga BB berputar ke atas. Dengan demikian muncul momentum energi ekstra yang memberikan BB tenaga tambahan untuk meluncur lebih jauh lagi.
Ada dua versi hopup di airsoft yaitu:
Fixed hopup : Besarnya "ganjalan" karet tidak dapat diatur.
Adjustable hopup : Besarnya "ganjalan" karet bisa diatur. Dengan demikian kita bisa adjust untuk mengkompensasikan dengan berat BB yg digunakan, power dari airsoftnya sendiri serta jarak target.
Seperti disebutkan di atas, dengan adanya adjustable hopup kita bisa mengatur hopup untuk mengkompensasikan dengan faktor lain. Contoh paling nyata adalah pada airsoft DoubleEagle M46 Famas. Airsoft ini dikenal sebagai spring dengan power yang besar. Akibat M46 ini menggunakan fixed hopup maka apabila menggunakan BB kuning yg 0.12, arah BB selalu naik ke atas/melayang (overhopup). Hal ini disebabkan BB yg terlalu ringan, power yg lumayan serta "ganjalan" karet hopup yg terlalu besar. Untuk menanggulanginya, maka digunakan BB yg lebih berat (0.2). Andaikan M46 menggunakan adjustable hopup, maka walaupun menggunakan BB 0.12 kita bisa mengatur hopup agar tidak terlalu besar "ganjalannya" disesuaikan dengan power yg Famas nya itu sendiri sehingga BB tidak overhopup.
Karena hopup ini menggunakan karet, maka apabila hendak membersihkan barrel atau mengeluarkan BB yg stuck di barrel agar berhati-hati. Jangan sampai pada saat dicolok2 menggunakan sticknya terlalu semangat jadinya malah mengenai karet hopup ini sehingga rusak. Begitu juga apabila membongkar karet hopup, pastikan "ganjalannya" berada pada posisi jam 12 pas, kalau miring-miring nantinya malah BB nya melayang2 nggak bener.
Tips perawatan AEG (Automatic Electric Gun)
1. Biasakanlah untuk menghabiskan battery Anda ketika selesai dipakai/tidak digunakan pada waktu lama.
2. Battery NiCD mudah rusak cell-nya bila Anda biarkan terisi dan tidak terpakai dalam waktu lama. Untuk menghabiskan isi battery, Anda bisa menggunakan battery discharger. Sebagai alternatif yang lebih murah Anda bisa menggunakan resistor kapasitas 30 ohm/20 watt untuk disambungkan pada kutub battery.
3. Selalu bersihkan laras senjata Anda setiap 1.000/2.000 tembakan. Anda dapat membersihkannya dengan perlengkapan yang disediakan secara standard dari AEG Anda.
4. Teteskan sedikit silicon oil khusus seperti LPS MR750/Waxco/Cylo/CRC, atau jenis lain yang tidak mengandung petrolium (jangan gunakan WD40,atau pilih bahan yang ada tulisan “Safe for rubber” ) pada kain katun kecil, lalu ikatkan pada tongkat pembersih. Bersihkan laras senjata Anda beberapa kali, lalu keringkan dengan menggunakan cara yang sama tetapi menggunakan kain katun kering.
5. Bersihkan magazine AEG Anda dengan kain katun kering. Jangan sekali-kali menyemprotkan pelumas pada tempat peluru. Anda dapat menyebabkan peluru sulit keluar atau laras senjata menjadi basah oleh pelumas.
6. Selalu simpan/letakkan AEG Anda pada tempat yang kering. AEG Anda memiliki perangkat elektronik dan juga battery NiCD didalamnya. Sangatlah bijaksana, bila Anda memperlakukannya seperti Camcoder, Digital Camera, atau perangkat elekronik lainnya.
7. Setelah ribuan kali penggunaan, magazine Anda akan meninggalkan kotoran, gemuk (fat), atau timbul kelemahan pada per di dalam magazine. Servicelah magazine Anda setiap 20.000 tambakan. Sebaiknya Anda berikan kepada yang berpengalaman untuk men-service magazine atau kepada tempat Anda membelinya.
8. Gunakan selalu peluru berkualitas baik. Jangan gunakan peluru yang terlihat benjol, miring atau bergaris. Hal ini dapat merusak laras senjata Anda.
9. Setelah ribuan kali penembakan, senjata Anda biasanya dapat mogok atau macet bekerja. Hal ini disebabkan oleh habis atau terkikisnya roda gigi utama (main gear train) yang terbuat dari plastik dan ring (bushing).
Cara penggunaan Airsoft yang bertenaga gas ( AGG : Airsoft Gas Gun)
1. Keluarkan mag dari airsoft dengan cara menekan mag release button,
2. Buka cover untuk isi gas ( bagi yang ada covernya ),
3. Isi gas dengan cara menekan perlahan ujung kaleng gas ke input valve di mag terbalik ( ujung pengisian kaleng gas mengahadap ke bawah dan input valve di mag menghadap ke atas), pastikan keduanya dalam posisi sejajar dan vertikal, waktu pengisian bergantung terhadap kapasitas mag. Mag handgun normal umumnya membutuhkan sekitar 3 detik ( green gas), sedangkan mag isi 50 biasanya sekitar 5-6 detik (green gas)
4. Isi BB kedalam mag dengan cara mengisikan satu-persatu ke dalam mag tanpa menarik per untuk BB di mag,
5. Setelah selesai masukkan kembali ke dalam airsoft dan kokang airsoft anda,
6. Airsoft anda telah siap untuk beraksi ( jangan lupa safety-nya ).
Apa yang JANGAN DILAKUKAN saat menggunakan airsoft bertenaga gas:
- Jika anda sedang mengisi mag dan gas mulai tumpah, HENTIKAN. Hangatkan mag pada suhu ruangan sebelum memulai kembali. Hal ini memakan waktu sekitar 5-6 menit.
- Menekan tombol metal yang berada di atas / belakang mag untuk menghabiskan gas di mag. JANGAN LAKUKAN INI! Ini akan memakan seal lebih cepat dan menyebabkan O-Ring membeku / rusak permanen.
Cara yang lebih aman untuk menghabiskan gas adalah dengan menembakkan airsoft hingga gas habis.
- Menggunakan airsoft di cuaca yang dingin, penggunaan airsoft gas di musim dingin tidak dianjurkan. Hal ini dapat mengakibatkan slide tidak akan men-cycle sempurna, airsoft tidak akan menembak sempurna, dan gas akan lebih cepat habis.
- Menembak airsoft gas dengan cepat, hal ini menyebabkan airsoft menjadi dingin/ akan mengakibatkan rusaknya mag /airsoft.
- Jangan menggunakan BB kualitas rendah, selalu gunakan BB dengan kualitas bagus. BB berkualitas rendah akan cenderung mengakibatkan macetnya BB di mag well.
Penggunaan BB 0.12g tidak disarankan untuk airsoft high-end, penggunaan BB ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen.
Perawatan airsoft bertenaga gas:
- Pastikan slide dan seluruh part yang bergerak dilumasi dengan SILICONE oil. Jangan gunakan yang lain, hanya 100% silicone oil sebab pelumas lain tidak aman untuk part dari plastik dan karet.
Jangan gunakan Hoppes #9, WD-40, dan pelumas lain sebab dapat merusak airsoft.
- Pastikan juga untuk menyemprot silicone oil kedalam top nozzle mag setiap 5-6 kali mag digunakan. Hal ini dilakukan dengan cara menekan top releases valve ( kalau diindonesia-kan agak aneh he5) sambil menyemprot sedikit silicone oil ke top rubber exhaust valve. Ini akan membuat seal dan O-Ring terlumasi dengan baik.
- Setelah penggunaan sisakan sedikit gas pada mag ( kira2 cukup untuk 2 - 3 tembakan), ini akan membuat O-Ring mag terlumasi dengan baik. Jangan disimpan saat mag penuh / kosong melompong
Walaupun termasuk kategori mainan, airsoft gun juga mampu memuntahkan peluru plastik bulat berukuran 6mm (biasa disebut bb, red.) baik secara satu persatu (single action), semi otomatis maupun full automatic.
Bahkan untuk jenis tertentu bisa digunakan BB alumunium, besi atau tembaga.
Digerakkan Oleh Hembusan Udara
Pada dasarnya, airsoft gun digerakkan oleh hembusan udara yang dihasilkan oleh piston yang digerakkan oleh
- Pengokang pada jenis Airsoft Spring
- Motor yang digerakkan oleh baterai pada jenis Airsoft Electric
- Hembusan gas (freon) pada jenis Airsoft Gas
AIRSOFT SPRING
Mekanisme spring (pegas/per) biasanya diterapkan pada model-model airsoft gun jenis awal yang banyak diadaptasi pada mainan jenis pistol. Dengan menarik slide/kokangannya, Anda telah mengokang pistol tersebut, dan tinggal menembakkan. Anda harus mengokang lagi jika Anda hendak menembakkannya kembali. Singkatnya 1x kokang, 1x tembakan, 1 Peluru
Jenis Airsoft Gas Seperti namanya, jenis ini menggunakan gas untuk menghembuskan gas jenis freon (HFC 134/R22) yang akan meniupkan bb 6mm tersebut. Kelebihan jenis ini adalah efek hentakan (recoil) atau blowback yang ditimbulkannya bagi banyak penggemar menghasilkan sensasi yang tersendiri dibandingkan jenis lainnya. Airsoft gas yang non blowback bisa lebih kencang powernya di karenakan tenaga gas tidak digunakan untuk menggerakkan slide (blowback), sehingga tenaganya bisa 100% digunakan untuk powernya
ELECTRICK GUN
Jenis Electric Gun merupakan Jenis terkini yang juga sangat populer. Disebut electric gun karena mekanisme pendorong tenaganya digerakkan oleh motor (dynamo) yang digerakkan oleh tenaga baterai yang mendorong piston untuk bergerak maju/mundur menghembuskan bb 6mm agra segera meluncur di dalam laras.
Bukan Untuk Senjata Beladiri
Kepemilikan airsoft gun diizinkan dengan peraturan pembatasan umur (18+)
Sebagian besar hobbyist airsoft menggunakan airsoft gun sebagai sarana dalam bermain perang-perangan (airsoft wargames) atau sebagai barang koleksi.
Sebagai benda koleksi, airsoft gun memang indah dipajang di ruang tamu maupun ruang kantor Anda.
Selain itu, rekan-rekan hobbyist airsoft, menggunakan perlengkapan militer lengkap dan tak lupa dengan perangkat airsoft gun-nya,untuk bermain peperangan (airsoft wargames) layaknya serdadu tempur maupun special forces unit.
HOP UP SYSTEMS:
sekarang banyak airsoft gun yang ada tanda "hop-Up"-nya di kotak atopun di labelin,mungkin para ersopter terutama yang masih rookie ber-tanya2 apa sih Hop-Up itu?apa sich enaknya pake sistem itu?
HOP-UP
Pada saat ini sudah banyak airsoft yang menggunakan hopup system. Sebenarnya apakah hopup system ini? Berikut penjelasan sederhana tentang hopup system di airsoft.
Hopup system merupakan sebuah mekanisme yang sederhana pada airsoft yang memungkinkan BB untuk mencapai jarak yang lebih jauh.
Cara kerjanya sederhana. Di pangkal barrel dekat gerbox sebelum inlet BB, ditempatkan hopup yang biasanya terbuat dari karet. Karet ini akan membuat semacam "ganjalan" yang terletak persis dibagian atas barrel. Pada saat BB ditembakkan, maka bagian atas dari BB akan menabrak "ganjalan" karet ini sehingga BB berputar ke atas. Dengan demikian muncul momentum energi ekstra yang memberikan BB tenaga tambahan untuk meluncur lebih jauh lagi.
Ada dua versi hopup di airsoft yaitu:
Fixed hopup : Besarnya "ganjalan" karet tidak dapat diatur.
Adjustable hopup : Besarnya "ganjalan" karet bisa diatur. Dengan demikian kita bisa adjust untuk mengkompensasikan dengan berat BB yg digunakan, power dari airsoftnya sendiri serta jarak target.
Seperti disebutkan di atas, dengan adanya adjustable hopup kita bisa mengatur hopup untuk mengkompensasikan dengan faktor lain. Contoh paling nyata adalah pada airsoft DoubleEagle M46 Famas. Airsoft ini dikenal sebagai spring dengan power yang besar. Akibat M46 ini menggunakan fixed hopup maka apabila menggunakan BB kuning yg 0.12, arah BB selalu naik ke atas/melayang (overhopup). Hal ini disebabkan BB yg terlalu ringan, power yg lumayan serta "ganjalan" karet hopup yg terlalu besar. Untuk menanggulanginya, maka digunakan BB yg lebih berat (0.2). Andaikan M46 menggunakan adjustable hopup, maka walaupun menggunakan BB 0.12 kita bisa mengatur hopup agar tidak terlalu besar "ganjalannya" disesuaikan dengan power yg Famas nya itu sendiri sehingga BB tidak overhopup.
Karena hopup ini menggunakan karet, maka apabila hendak membersihkan barrel atau mengeluarkan BB yg stuck di barrel agar berhati-hati. Jangan sampai pada saat dicolok2 menggunakan sticknya terlalu semangat jadinya malah mengenai karet hopup ini sehingga rusak. Begitu juga apabila membongkar karet hopup, pastikan "ganjalannya" berada pada posisi jam 12 pas, kalau miring-miring nantinya malah BB nya melayang2 nggak bener.
Tips perawatan AEG (Automatic Electric Gun)
1. Biasakanlah untuk menghabiskan battery Anda ketika selesai dipakai/tidak digunakan pada waktu lama.
2. Battery NiCD mudah rusak cell-nya bila Anda biarkan terisi dan tidak terpakai dalam waktu lama. Untuk menghabiskan isi battery, Anda bisa menggunakan battery discharger. Sebagai alternatif yang lebih murah Anda bisa menggunakan resistor kapasitas 30 ohm/20 watt untuk disambungkan pada kutub battery.
3. Selalu bersihkan laras senjata Anda setiap 1.000/2.000 tembakan. Anda dapat membersihkannya dengan perlengkapan yang disediakan secara standard dari AEG Anda.
4. Teteskan sedikit silicon oil khusus seperti LPS MR750/Waxco/Cylo/CRC, atau jenis lain yang tidak mengandung petrolium (jangan gunakan WD40,atau pilih bahan yang ada tulisan “Safe for rubber” ) pada kain katun kecil, lalu ikatkan pada tongkat pembersih. Bersihkan laras senjata Anda beberapa kali, lalu keringkan dengan menggunakan cara yang sama tetapi menggunakan kain katun kering.
5. Bersihkan magazine AEG Anda dengan kain katun kering. Jangan sekali-kali menyemprotkan pelumas pada tempat peluru. Anda dapat menyebabkan peluru sulit keluar atau laras senjata menjadi basah oleh pelumas.
6. Selalu simpan/letakkan AEG Anda pada tempat yang kering. AEG Anda memiliki perangkat elektronik dan juga battery NiCD didalamnya. Sangatlah bijaksana, bila Anda memperlakukannya seperti Camcoder, Digital Camera, atau perangkat elekronik lainnya.
7. Setelah ribuan kali penggunaan, magazine Anda akan meninggalkan kotoran, gemuk (fat), atau timbul kelemahan pada per di dalam magazine. Servicelah magazine Anda setiap 20.000 tambakan. Sebaiknya Anda berikan kepada yang berpengalaman untuk men-service magazine atau kepada tempat Anda membelinya.
8. Gunakan selalu peluru berkualitas baik. Jangan gunakan peluru yang terlihat benjol, miring atau bergaris. Hal ini dapat merusak laras senjata Anda.
9. Setelah ribuan kali penembakan, senjata Anda biasanya dapat mogok atau macet bekerja. Hal ini disebabkan oleh habis atau terkikisnya roda gigi utama (main gear train) yang terbuat dari plastik dan ring (bushing).
Cara penggunaan Airsoft yang bertenaga gas ( AGG : Airsoft Gas Gun)
1. Keluarkan mag dari airsoft dengan cara menekan mag release button,
2. Buka cover untuk isi gas ( bagi yang ada covernya ),
3. Isi gas dengan cara menekan perlahan ujung kaleng gas ke input valve di mag terbalik ( ujung pengisian kaleng gas mengahadap ke bawah dan input valve di mag menghadap ke atas), pastikan keduanya dalam posisi sejajar dan vertikal, waktu pengisian bergantung terhadap kapasitas mag. Mag handgun normal umumnya membutuhkan sekitar 3 detik ( green gas), sedangkan mag isi 50 biasanya sekitar 5-6 detik (green gas)
4. Isi BB kedalam mag dengan cara mengisikan satu-persatu ke dalam mag tanpa menarik per untuk BB di mag,
5. Setelah selesai masukkan kembali ke dalam airsoft dan kokang airsoft anda,
6. Airsoft anda telah siap untuk beraksi ( jangan lupa safety-nya ).
Apa yang JANGAN DILAKUKAN saat menggunakan airsoft bertenaga gas:
- Jika anda sedang mengisi mag dan gas mulai tumpah, HENTIKAN. Hangatkan mag pada suhu ruangan sebelum memulai kembali. Hal ini memakan waktu sekitar 5-6 menit.
- Menekan tombol metal yang berada di atas / belakang mag untuk menghabiskan gas di mag. JANGAN LAKUKAN INI! Ini akan memakan seal lebih cepat dan menyebabkan O-Ring membeku / rusak permanen.
Cara yang lebih aman untuk menghabiskan gas adalah dengan menembakkan airsoft hingga gas habis.
- Menggunakan airsoft di cuaca yang dingin, penggunaan airsoft gas di musim dingin tidak dianjurkan. Hal ini dapat mengakibatkan slide tidak akan men-cycle sempurna, airsoft tidak akan menembak sempurna, dan gas akan lebih cepat habis.
- Menembak airsoft gas dengan cepat, hal ini menyebabkan airsoft menjadi dingin/ akan mengakibatkan rusaknya mag /airsoft.
- Jangan menggunakan BB kualitas rendah, selalu gunakan BB dengan kualitas bagus. BB berkualitas rendah akan cenderung mengakibatkan macetnya BB di mag well.
Penggunaan BB 0.12g tidak disarankan untuk airsoft high-end, penggunaan BB ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen.
Perawatan airsoft bertenaga gas:
- Pastikan slide dan seluruh part yang bergerak dilumasi dengan SILICONE oil. Jangan gunakan yang lain, hanya 100% silicone oil sebab pelumas lain tidak aman untuk part dari plastik dan karet.
Jangan gunakan Hoppes #9, WD-40, dan pelumas lain sebab dapat merusak airsoft.
- Pastikan juga untuk menyemprot silicone oil kedalam top nozzle mag setiap 5-6 kali mag digunakan. Hal ini dilakukan dengan cara menekan top releases valve ( kalau diindonesia-kan agak aneh he5) sambil menyemprot sedikit silicone oil ke top rubber exhaust valve. Ini akan membuat seal dan O-Ring terlumasi dengan baik.
- Setelah penggunaan sisakan sedikit gas pada mag ( kira2 cukup untuk 2 - 3 tembakan), ini akan membuat O-Ring mag terlumasi dengan baik. Jangan disimpan saat mag penuh / kosong melompong
06/12/11
Istilah Pada Lensa Kamera
Lensa merupakan bagian utama dari kamera yang terdiri atas susunan elemen optik yang berfungsi untuk menangkap gambar di depan kamera sehingga bisa diterima oleh sensor atau film. Pada kamera saku maupun kamera prosumer, lensa ini dibuat menyatu dengan bodi kamera, namun lensa yang digunakan pada kamera SLR dijual terpisah. Baik lensa yang menyatu dengan kamera ataupun lensa khusus kamera SLR, keduanya memiliki kesamaan dalam prinsip kerja, desain optik serta karakteristiknya.
Lensa yang berkualitas tinggi memiliki kemampuan untuk memberikan hasil yang memuaskan dalam hal ketajaman, kontras maupun warna. Untuk menilai performa lensa para produsen menggunakan MTF chart yang bisa memberi gambaran kualitas lensa. Berkat teknologi manufaktur lensa modern dengan bantuan komputer, lensa masa kini semakin berkualitas dan sudah dilengkapi dengan fitur modern seperti lapisan khusus yang bisa meningkatkan ketajaman dan meredam flare. Dalam memilih lensa yang baik, diperlukan pemahaman dasar akan istilah-istilah yang umum dijumpai pada lensa, sekaligus mengenali pembagian atau penggolongan lensa berdasarkan jenisnya.
Panjang fokal (Focal Length)
Dalam membahas tentang lensa, hal pertama yang dilihat dari sebuah lensa adalah panjang fokal lensa. Secara difinisi, panjang fokal menandakan seberapa jarak antara sensor (atau film) terhadap lensa, saat kamera memfokus ke tak terhingga (infinity). Untuk menunjukkan panjang fokal lensa ini digunakan satuan milimeter (mm). Dalam pemahaman yang lebih umum, panjang fokal lensa menunjukkan seberapa besar sudut gambar (picture angle atau angle of view) yang bisa dihasilkan oleh sebuah lensa. Sudut gambar inilah yang akan menentukan luasnya bidang gambar yang bisa didapatkan pada panjang fokal tertentu. Perhatikan :
- - Fokal lensa yang pendek (misal 28mm) menghasilkan sudut gambar yang besar sehingga mampu mendapat bidang gambar yang luas atau lebar (wideangle). Semakin pendek fokalnya maka semakin luas bidang gambar yang bisa dihasilkan. Maka lensa 18mm bisa disebut lebih ‘wide’ daripada lensa 28mm.
- - Fokal lensa yang panjang (misal 200mm) menghasilkan sudut gambar yang kecil sehingga mampu mendapat bidang gambar yang sempit, cocok untuk keperluan foto jarak jauh (telephoto). Semakin panjang fokalnya maka semakin jauh kemampuan tele yang dimiliki lensa tersebut. Jadi lensa 400mm bisa disebut lebih ‘tele’ dari lensa 200mm.
Lensa yang panjang fokalnya dianggap sama dengan bidang gambar yang dilihat oleh mata manusia (sudut gambaarnya sekitar 46o) adalah lensa 50mm, sehingga lensa dengan fokal 50mm biasa disebut sebagai lensa normal. Lensa dengan fokal yang lebih kecil dari 50mm disebut lensa wide, benda yang difoto dengan lensa wide hasilnya akan tampak lebih jauh daripada kenyataannya. Lensa dengan fokal yang lebih besar dari 50mm disebut lensa tele, benda yang difoto dengan lensa tele hasilnya akan tampak lebih dekat daripada yang semestinya.
Jadi berdasarkan panjang fokal, setidaknya kita mengenal tiga jenis lensa yaitu lensa wide, lensa normal dan lensa tele. Lensa wide cocok dipakai untuk mendapat foto dengan kesan luas, seperti pemandangan ataupun arsitektur. Sedangkan lensa tele cocok untuk memotret benda yang jauh seperti saat outdoor atau meliput acara pertandingan olahraga. Lensa normal sendiri lebih cocok dipakai untuk potret wajah atau kebutuhan lain yang memerlukan sudut gambar normal.
Lensa Fix dan Lensa Zoom
Bila ditinjau dari desain fokalnya, lensa bisa digolongkan menjadi dua kelompok utama. Yang pertama adalah lensa fix / prime (punya panjang fokal yang tetap) dan kedua adalah lensa zoom / vario (punya panjang fokal yang bisa dirubah).
Lensa fix punya ukuran yang kecil, dengan sedikit elemen optik dan sesuai namanya, lensa fix hanya memiliki panjang fokal yang tetap. Lensa fix tersedia untuk berbagai macam panjang fokal mulai seperti :
- - Lensa fix wideangle (24mm, 35mm)
- - Lensa fix normal (50mm, 60mm)
- - Lensa fix telephoto (85mm, 105mm)
Lensa zoom sendiri memiliki kelebihan dibanding lensa fix yaitu punya rentang fokal yang bisa dirubah, dari fokal terpendek hingga fokal terpanjang. Kemampuan zoom lensa diukur dengan membandingkan fokal terpanjang terhadap fokal terpendeknya, contoh bila lensa zoom 28-280mm maka panjang fokal terpendek adalah 28mm dan fokal terpanjang adalah 280mm, sehingga lensa ini disebut dengan lensa zoom 10x (atau 280 dibagi 28). Lensa zoom memiliki kelebihan dalam hal kepraktisan karena dengan satu lensa bisa didapat berbagai variasi fokal lensa untuk berbagai kebutuhan fotografi dan perspektif yang diinginkan. Namun dalam hal ketajaman, lensa zoom memang tidak bisa menyamai lensa fix. Hal ini karena rumitnya susunan optik dalam lensa zoom sehingga berpotensi menurunkan ketajaman secara umum. Dalam lensa zoom, ketajaman pada fokal terpanjang dan fokal terpendek umumnya menurun.
Bukaan lensa (aperture)
Di dalam lensa kamera terdapat sebuah komponen mekanik yang dinamakan aperture atau diafragma, yang berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke lensa. Diafragma tersusun atas sekumpulan lapisan logam tipis (blade) yang membentuk lingkaran iris dan ukuran lubangnya bisa dibuat membesar atau mengecil. Pengaturan masuknya cahaya dilakukan dengan mengubah besarnya bukaan diafragma dari bukaan terbesar hingga terkecil dalam satuan f-number. Bukaan besar dinyatakan dalam f-number kecil, dan sebaliknya bukaan kecil dinyatakan dalam f-number besar. Lensa dengan bukaan besar memiliki kemampuan memasukkan cahaya lebih banyak sehingga memungkinkan untuk pemakaian kecepatan shutter yang lebih tinggi.

Gambar di atas adalah bentuk diafragma lensa, dimana gambar sebelah kiri menunjukkan bukaan kecil dan sebelah kanan menunjukkan bukaan besar.
Bukaan diafragma yang besar (misal f/1.4 atau f/1.8) lebih mudah diwujudkan dalam desain lensa fix. Maka itu mayoritas lensa fix memiliki bukaan diafragma yang besar yang juga punya keistimewaan dalam membuat blur alias out-of-focus pada latar. Namun tidak demikian halnya dengan lensa zoom, dimana untuk membuat lensa zoom dengan bukaan diafragma yang besar agak lebih sulit untuk dilakukan. Pada lensa zoom, bukaan maksimum yang umum dijumpai adalah f/2.8 meski kini mulai dijumpai ada kamera saku yang memiliki lensa yang bisa membuka amat besar hingga f/1.8.
Ditinjau dari desain aperturenya, lensa zoom sendiri terbagi atas dua kelompok :
- - Lensa zoom bukaan konstan
- - Lensa zoom bukaan variabel
Lensa zoom dengan bukaan konstan, misalnya lensa 24-70mm f/2.8 atau lensa 70-200mm f/4 menandakan kalau bukaan maksimum lensa ini pada posisi fokal berapapun adalah tetap. Jadi misal lensa 24-70mm f/2.8 akan mampu membuka sebesar f/2.8 pada posisi fokal 24mm hingga 70mm. Lensa semacam ini lebih sulit untuk dibuat, juga punya ukuran yang lebih besar dan berat, sehingga lensa jenis ini tergolong dalam lensa zoom kelas mahal.
Lensa zoom dengan bukaan variabel lebih mudah dan murah untuk dibuat, serta memiliki ukuran yang lebih kecil sehingga ringkas dan ringan. Lensa jenis ini punya bukaan maksimal yang akan mengecil saat lensa di zoom dari posisi fokal terpendek ke fokal terpanjang. Untuk mengetahui bukaan maksimum lensa semacam ini bisa dilihat dari informasi yang ditulis pada lensa, misal lensa 18-105mm f/3.5-5.6 artinya lensa ini memiliki bukaan maksimal f/3.5 pada posisi fokal 18mm dan bukaan maksimal akan mengecil hingga menjadi f/5.6 pada posisi fokal 105mm. Meski tidak ditulis di lensa, sebenarnya bukaan minimum pun bisa mengecil saat lensa di zoom. Hal ini tergantung dari desain lensa, biasanya lensa yang memiliki bukaan minimum yang bisa mengecil saat lensa di zoom adalah lensa kamera SLR.
Karena dengan bukaan yang besar sebuah lensa bisa memasukkan cahaya lebih banyak sehingga memungkinkan untuk memakai kecepatan shutter yang lebih tinggi, maka lensa dengan bukaan besar biasa disebut dengan lensa cepat. Untuk lensa fix, karena bukaan maksimumnya umumnya besar, maka hampir semua lensa fix disebut dengan lensa cepat. Namun berhubung amat sulit untuk membuat lensa zoom dengan bukaan yang besar, maka lensa zoom dengan bukaan konstan f/2.8 sudah bisa disebut dengan lensa cepat. Kebanyakan lensa zoom kamera SLR yang memiliki ukuran kecil adalah lensa lambat karena memiliki bukaan yang kecil dan akan semakin mengecil saat lensa di zoom.
Fitur Image Stabilizer
Beberapa lensa modern kini sudah dilengkapi dengan fitur image stabilizer yang berfungsi untuk meredam getaran yang terjadi saat kita memotret. Fitur ini menambahkan satu elemen lensa yang berfungsi khusus untuk mengkompensasi getaran tangan yang terdeteksi oleh sensor, sehingga resiko gambar menjadi blur bisa dikurangi. Fungsi stabilizer sendiri diperlukan saat kamera dipakai memotret pada kecepatan shutter rendah atau saat memakai lensa tele.
Bila disimpulkan, penggolongan lensa bisa disusun berdasarkan :
Panjang fokal :
- * Lensa wide
- * Lensa normal
- * Lensa tele
Jenis lensa :
- * Lensa fix / prime (fokal tetap)
- * Lensa zoom / vario yang terbagi lagi menjadi :
- - Lensa zoom bukaan konstan
- - Lensa zoom bukaan variabel
Desain aperture lensa :
- * Lensa cepat (punya bukaan besar)
- * Lensa lambat (punya bukaan kecil)
Selain dari penggolongan umum seperti di atas, masih terdapat lensa-lensa khusus yang digunakan untuk keperluan tertentu, seperti :
- * Lensa fish-eye untuk sudut gambar ekstrim (180o)
- * Lensa makro untuk memotret benda sangat dekat (perbesaran 1:1)
- * Lensa Tilt and Shift untuk kebutuhan profesional (kendali perspektif)
Langganan:
Postingan (Atom)

