01/12/11

Setting Custom Domain

Bahasan yang saya sampaikan nantinnya hanya pada setting custom domain di blogger, setting nama server pada domain manage dan setting pada DNS (Domain Name System) pada layanan gratis saja, kenapa yang gratis om? kenapa harus bayar biaya tambahan kalo gratis saja bisa dan siapa sih yang gak mau gratis :), tentu saja saya mengupayakan dan mengajarkan cara yang simple, tanpa keluar biaya tambahan sedikitpun. 


Jika sudah membeli dan memiliki nama domain sendiri sekarang saatnya kita melakukan konfigurasi. Ada 3 hal utama yang harus kita perhatikan seperti yang sudah saya sebutkan diatas, yang  pertama yaitu mendafar ke layanan DNS gratis, saya sarankan sebaiknya kita memilih dan menggunakan layanan DNS gratis dibawah ini, jangan khawatir semua alamat dibawah langsung direkomendasikan oleh blogger.

 
Baca selengkapnya http://help.blogger.com/bin/answer.py?answer=58317


Pada pilihan diatas saya sarankan menggunakakan DNS Park, saya sendiri menggunakan DNS Park sebagai server, karena saya lihat DNS Park mempunyai fitur yang cukup lengkap).

3 langkah mudah melakukan Custom Domain:

Pertama, mendaftar pada layanan DNS gratis, atau pilih saja layanan DNS Park (rekomendasi dari saya):

1. Klik link ini untuk daftar https://www.dnspark.net/register/
2. Isikan identitas kita pada formulir yang disediakan..
3. Jika sudah tinggal lakukan proses login.
4. Kemudian pada Configuration Menu -> pilih DNS Hosting -> Add Domains
5. Pilih yang no 2 yaitu Enter a domain:
6. Kemudian pada Enter new domain: masukan nama domain kita tanpa www ( contoh: o-om.com.com)


7. Jika sudah lalu tekan tombol "Add now" sampai disini nama domain kita telah disimpan.
8. Kemudian pada Domain List -> pilih nama domain yang baru kamu masukan.


9. Lalu klik Alias Records


10. Kemudian tuju ke tulisan Add new alias records for (contoh: o-om.com) masukan www pada Host Name dan ghs.google.com pada Destination Name


11. Jika sudah klik tombol Add Alias

Contoh tampilan output dari nama alias:


 12. Sampai disini konfigurasi untuk DNS sudah selesai.

Bagaimana jika sudah punya hosting sendiri?

Jika kamu dah punya hosting sendiri caranyapun hampir sama yaitu tinggal arahkan saja Cname (Canonical Name) Record dengan menambahkan www sebagai nama host/alias dan memasukan value/destination yang tertuju ke ghs.google.com, nama alias yang digunakan tidak mesti "www" kamu bisa menggunakan kata "blog", "agus", "cinta" atau apapun terserah, contoh: www.namadomain.com, blog.namadomain.com atau agus.namadomain.com. (jika kamu punya 3 blog atau lebih cukup tambahkan saja Cname record-nya)
Host Name/Alias
Value/Destination
www
ghs.google.com
Catatan: Control Panel pada hosting mungkin berbeda-beda disini yang membuat saya susah menjelaskannya secara mendetail.


Kedua, Setting pada Domain Manage:

Setelah kita melakukan setting pada DNS server sekarang yang dilakukan yaitu melakukan setting pada Domain Manage,  yang harus diingat setting pada domain manage biasanya berbeda tergantung layanan domain service dimana kita melakukan registrasi, namun rata-rata pada domain manage mempunyai setting untuk mengarahkan nama domain ke server tujuan yang akan digunakan.

Karena saya menjelaskan menggunakan layanan DNS Park maka nama server tujuan untuk domain yang akan digukanan adalah sebagai berikut: 

ns5.dnspark.net
ns3.dnspark.net
ns2.dnspark.net
ns1.dnspark.net
ns4.dnspark.net


Dibawah ini contoh input pada Domain manage milik saya o-om.com:



Ketiga, Setting pada Blogger

Pilih tab Pengaturan -> Publikasikan -> arahkan pada "Domain Anda" kemudian masukan nama domain. contoh : www.o-om.com atau blog.o-om.com
Contoh setting pada blogger:


Pada tahapan ini semua proses telah selesai...dan selamat sudah punya nama domain sendiri :)

Informasi :

Setelah semua proses diatas kita tidak bisa langsung mengakses nama domain, waktu yang perlukan mungkin agak lama bisa sampai 1x24 jam bahkan pada beberapa informasi ada yang sampai 48 jam. sering-sering saja melakukan ping atau melakukan pengecekan berkala dengan mengetikan manual pada web browser atau bisa mengunakan tools WinMTR jika diperlukan.


 Revisi:

Memperbaiki tulisan sebelumnya ternyata ada banyak perubahan setting pada input layanan DnsPark. Tentu perubahan ini terlihat sangat berbeda dengan yang pernah saya jelaskan. Jika pada menu lama terdapat Alias Record sekarang sudah tidak ditampilkan lagi. Sebagai gantinya Pihak DNSPark mengganti menu yang lebih simple dan tidak berbelit-belit seperti dulu.


Kenapa ada pesan Dormant?


This domain is currently dormant. Please contact your registrar and have the domain properly delegated to the nameservers listed for the domain domainkamu.com and ensure the services will not be suspended. All free services will remain dormant until the nameservers at your registrar recognize DNS Park as authoritative for the zone.


Jika kamu menemukan pesan diatas berarti kamu diminta untuk segera mengubah arah DNS server pada DOMAIN milikmu dengan alamat Dibawah ini


ns5.dnspark.net
ns3.dnspark.net
ns2.dnspark.net
ns1.dnspark.net
ns4.dnspark.net


Lalu bagaimana Setting Nama Alias pada menu baru?


Untuk memasukan nama alias kita tinggal menuju ke Add Record [help?]
Contoh proses input bisa dilihat dibawah ini (jangan lupa mengganti A pada type dengan CNAME)



Alias name -> masukan dengan www
TTL -> biarkan dengan 7200
Type -> CNAME
Destination Name -> ghs.google.com


Jika ada pertanyaan silahkan masukan pada kolom komentar, terima kasih

Keuntungan dan Kerugian Custom Domain di Blogger (Blogspot)

Melengkapi artikel sebelumnya (lihat disini) mungkin para blogger akan bertanya apa saja keuntungan dan kerugian setelah melakukan custom domain di blogger (blogspot). Agar para sahabat tidak ragu sebelum melakukan custom domain baca keuntungan dan kerugian dibawah ini:

Keuntungan :
- Yang jelas kita memiliki alamat domain sendiri , tentu terlihat lebih menarik dan terlihat lebih serius dalam mengelola blog.
- Gak perlu mikir hosting ke tempat lain cukup hosting di blogger saja.
- Kita dapat menggunakan server FTP eksternal jika dinginkan.
- Gak perlu mikir bayar hosting dan kehabisan Bandwidth, cukup bayar domain saja pertahun.
- Kita tidak bakal kehilangan pengunjung, karena blogger tetap akan mengarahkan (redirect) pengunjung ke alamat domain yang baru (Contoh : http://o-om.blogspot.com )
- Kita gak perlu dipusingkan masalah konfigurasi MySQL, PHP, Java, Flash dan lain-lain.
- Tetap bisa melakukan setting penuh terhadap blogger.
- Yang jelas cukup aman dari serangan Spy, Phishing, FTP hack, Deface, SQL Inject, Google Hack. Kita masih tetap aman selama pada zone blogger (blogspot) namun berbeda jika kita menggunakan server FTP eksternal dengan hosting pribadi -> Catatan : cukup aman belum tentu aman :)
Of course, FTP publishing is still available if you'd like to do your own hosting, but using a custom domain gives you a ton of advantages:
Simpler to set up. You don’t have to muck around with FTP paths and file names.
Fast publishing. There’s no waiting for files to upload to a hosting provider.
Drag-and-drop template editing. You can use the new Blogger’s new template features.
Access control. If you'd like, only let people you choose read your blog.

Kerugian :
- Kita akan kehilangan nilai page ranking dari Google.
- Kita perlu mengubah kembali link banner dengan alamat yang baru.
- Akan kehilangan Ranking alexa, Ranking Technoraty dan Ranking yang lain.
- Kita harus mendaftar ulang ke Search Engine.
- Blog kita akan seperti bayi yang baru lahir
- Ada sedikit masalah pada image header yang gak muncul setelah custom domain, tenang..pasti ada jalan keluarnya

Solusi:
- Daftarkan ulang segera pada search engine dan directory (cukup Google, Yahoo, Dmoz), dan directory ranking lainnya jika diperlukan.
- Mintalah segera pada blogger sahabat untuk mengganti nama blog lama dengan domain baru, jika tidak blog mu akan mengalami kebocoran nilai page ranking
- Jangan takut kehilangan nilai Page ranking, sekali lagi nilai page ranking tidak terlalu berpengaruh pada ranking halaman search engine (teruma google),
- Banyak blogger yang blognya sudah terkenal takut untuk melakukan custom domain, pemikiran yang salah memang, padahal pada kenyataannya mereka gak bakal kehilangan pengunjung sama sekali.
- Jangan ragu untuk melakukan custom domain semua proses akan kembali seperti semula setelah beberapa minggu, terutama pada index halaman search engine.

Semoga artikel diatas bisa jadi bahan masukan sebelum mencoba custom domain. Thanks

28/11/11

Prebedaan Karburator PE 28 China, Thailand dan Jepang

 
Masing masing tentunya punya ciri-ciri dan kelebihannya. Untuk yang bikinan China, bodinya berwarna terang, jarum skepnya punya ulir buat disetel, finishing bodi kasar. Dan kelebihannya selain harga yang relatif lebih murah (dibandrol 300an ribu). barang ini lebih susah susah disetting. Untuk Thailand Cirinya Warna gelap, jarum tidak ada setelan ulirnya, finishing rapi, tertulis Made in T, biasa dijual tanpa kemasan. Harga dipasaran direntang 500 hingga 600 ribuan. Karbu Thailand ini mudah ditemui dipasaran dan paling disuka para pengoprek Satria.

Disamping PE 28 Thailand ada juga PE 28 Ori Honda Thailand. Warna sama gelapnya, skep warna krom tapi dalemnya kuning emas dan berat. Jarum juga tidak ada ulir setelan,

Finishing lebih rapi, dijual dengan kemasan dus Honda lengkap dengan Code part. Beberapa sumber menyebutkan bahwa karbu ori Honda Thailand ini sebenarnya sama saja dengan yang Thailand Cuma beda dikemasan saja. Tapi sumber lain menyebutkan berbeda. harga PE 28 ori Honda Thiland ini direntang 850 – 900ribu.

PE 28 Made in Jepang harga diatas 1 juta. Ada yang original Keihin, ada juga Keihin r e-Setting oleh Sudco atau Daytona. Finishing jelas rapi, jarum skep ada ulir setelan, skep di chrom dan dasarnya kuning keemasan dan berat. choke nempel di karbu langsung (kaya karbu RX King), tulisan keihin Timbul dan tertulis "Made in Japan". Di bagian bawah mangkuk karbu ada semacam tutup baut cukup gede konon katanya berguna saat setting motor perlu gonta-ganti ukuran PJ/MJ ga perlu buka mangkuk karbu, cukup lepas tutup baut tsb dan PJ/MJ bisa dibongkar pasang lewat lubang tersebut.

Kebetulan Satria FU saya pakai PE 28 Japan resetting by Sudco. Dalam pemasangannya Motor Satria nggak pake kendala yang berarti. Langsung plek baik manifold dan Filter . Jadi masih pakai yang OEM Satria FU. Kabel gas juga masih pakai Aslinya dengan sedikit modifikasi, Cara
pasang kabel gas standar ke PE 28 dah pernah saya posting. Untuk urusan setting, saya nggak pake ribet. melayani CDI, Koil, Filter semuanya standart cukup pakai PilotJet 38 MainJet 115 dah langsung uenak. Guampang banget.

Apappun PE 28 anda, Larinya tetep Ngacir...

Indonesia = Sampah BB

Kepopuleran piranti BlackBerry dinilai saat ini dinilai hanya menggema di Indonesia. Di luar negeri agaknya BlackBerry sudah kalah saing dengan para rival beratnya.

"Indonesia memiliki pengguna BlackBerry terbesar. Hanya di sini BlackBerry laris. Kalau di luar kalah dengan HTC dan Apple serta piranti piranti lain berbasis Android" kata Hero Chandra selaku Marketing Executive Canon Prima PT Datascrip Indonesia pada detikINET.

Atas alasan itulah salah satu fitur cetak yang dihadirkan Canon pada jajaran printer seri MG-nya hanya bisa kompatibel dengan piranti berbasis Android dan iOS. Fitur ini memungkinkan user untuk mengkoneksikan gadgetnya ke printer dan melakukan proses percetakan dari situ.

"Pasar di Indonesia memang berbeda sendiri, dan Canon masih melakukan research untuk mendatangkan kompatibiltas printer seri MG pada piranti BlackBerry," tambah Monica Aryasetiawan selaku Division Manager Consumer System Product


Division PT Datascrip, Jumat (25/11/2011).

Android memang berkibar. Menurut biro riset Gartner, pangsa pasar Android di dunia tembus 52,5%. Di posisi runner up adalah Symbian dari Nokia dengan market share 17%. Apple iOS bercokol di posisi tiga dengan 15%. Kemudian di posisi empat BlackBerry OS yang meraup market share 11%.

Namun sayang untuk kompabilitas Android masih belum bisa dipakai di printer Canon yang dijual di Indonesia. Sejauh ini baru pemakai piranti Apple yang dapat menikmati fitur tersebut.

Fitur cetak langsung dari gadget favorit ada di seri MG yang dikenalkan Canon dalam acara Press Tour Canon Pixma di Hotel Santika, Cirebon. Seri kelas mid-high ini terdiri dari MG8270, MG6270, MG4170, MG3170,MG2170 yang dipasarkan di Indonesia mulai Rp 1 juta-Rp 4 juta di Desember nanti.

sumber: