25/03/11

10 Keuntungan Punya Payudara Kecil


Rumput tetangga memang lebih hijau. Tidak heran, wanita yang berpayudara penuh menginginkan payudara yang lebih ramping, sedangkan wanita berpayudara imut ingin melakukan implantasi payudara. Sebagian lain yang tidak terlalu resah, memilih untuk mengakali cara berpakaian untuk menciptakan kesan payudara yang lebih montok.

http://lh3.ggpht.com/bennybbb/RmUtN0zWirI/AAAAAAAAAco/rkZmkGjj1AA/s800/normal_1165027406.jpg

Dalam kenyataannya, semua wanita diciptakan berbeda. Bentuk tubuh, apalagi payudaranya, juga berbeda. Sudah sepatutnya kita mencintai tubuh kita apa adanya, dan merawatnya supaya tetap cantik dan indah dilihat. Ketika kita sudah mampu menerima diri kita apa adanya, dan menikmati bentuk tubuh yang diberikan oleh Tuhan, kita akan memperoleh kepercayaan diri. Mendapatkan keyakinan ini enggak susah, kok. Cukup dengan mengingat berbagai keuntungan yang kita rasakan dengan memiliki payudara berukuran kecil.

1. Jika payudara Anda mungil, Anda akan terhindar dari tatapan-tatapan mupeng para pria yang Anda temui di jalanan. Hal inilah yang paling dikeluhkan wanita yang memiliki payudara besar. Ketika berbicara dengan rekan sekantor atau klien, pria juga akan langsung menatap mata Anda, bukan bagian tubuh yang lain.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5hfgRrD8xu0f2v8dXHEZPL87VwMbKXYEWWlsbnZI9A13EQFk5idJHnUt92L2KrixUKdqu1MQQW5wGE4tOLjvPIqo2aeGI-b52sK4LsvpDhHUp4jDoXpCI7sj1KZfVTkG-O7IMuH7eTAF6/s400/5.lirikan+nakal.jpg

2. Dengan payudara yang mini, Anda bisa bebas berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya tanpa mengkhawatirkan guncangan-guncangan yang terasa tidak nyaman di bagian torso. Wanita yang berdada besar dan tidak menggunakan bra yang sesuai ukuran dan bentuk payudara akan mengalami ketidaknyamanan ini. Guncangan tersebut juga (lagi-lagi) mengundang perhatian para pria.
http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2005/11/23/olahraga1.jpg

3. Jika rekan Anda yang berdada penuh mulai berkeluh-kesah karena payudaranya turun akibat gravitasi dan usia yang bertambah, tidak demikian dengan Anda. Wanita dengan payudara mini tidak akan khawatir payudara akan menurun, bahkan setelah mempunyai anak.
http://default.tabloidnova.com/files/article/photo/8928_TCK-t-daniel_resize_resize.jpg

4. Tidak risih ketika harus berdesakan dengan orang-orang lain di dalam bus kota atau kereta api dalam kota. Risiko bersinggungan dengan tubuh orang lain di bagian dada (khususnya pria!) juga minim.
http://untukinfo.files.wordpress.com/2008/11/langsing.jpg

5. Tidak mengalami sakit punggung karena menahan payudara yang berat. Wanita yang berpayudara besar biasanya juga menderita karena tali bra yang mengikat punggung dan pundak mereka.
http://www.indonesiamedia.com/2008/4/mid/kesehatan/images/kesehatan0407_mawar/0408m_sakit-punggung-akibat.jpg

6. Anda bisa tidur telungkup tanpa merasakan ketidaknyamanan di bagian dada. Ketika Anda berbalik untuk telentang, kedua payudara akan kembali ke tempat di mana seharusnya, dan bukannya "terjatuh" ke samping kiri dan kanan.
http://tendouku.files.wordpress.com/2008/11/tubuhsehat_sleep.jpg

7. Tidak ada supermodel yang memiliki payudara besar, karena pakaian didesain untuk wanita yang bertubuh rata-rata. Anda tidak akan mengalami kesulitan mencari atasan yang pas, hanya karena bagian dadanya tidak bisa dikancingkan.
http://pcavote.files.wordpress.com/2009/06/gisele-bundchen.jpg

8. Saat di rumah, Anda bisa melepas bra. Anda bisa mengurangi rasa sakit akibat kawat pada bra yang berfungsi menyangga payudara. Bahkan mungkin Anda tidak memerlukan bra yang menggunakan kawat.
http://cache.gizmodo.com/assets/resources/2006/11/Shopping%20Bag%20Bra.jpg

9. Tidak semua pria menyukai wanita dengan payudara besar. Pria kebanyakan akan menyukai payudara yang berukuran sedang, namun Anda yang payudaranya berukuran mini pun tak perlu khawatir. Sex appeal seseorang tidak ditentukan oleh ukuran payudaranya, dan pria tahu sekali hal itu.

Sumber: http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2009/09/keuntungan-punya-payudara-kecil.html

Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya

" Seumur hidup kita menggendong orangtua di pundak kita, tidak akan bisa
membalas jasa-jasa orang tua kita "


 
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan
membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah
ini justru sebaliknya.

Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini
justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat
sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling
indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang
anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja,
seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi
nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata :

"Makanlah nak, aku tidak lapar" ----------

KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu
senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap
dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi
untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar
dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk
disamping gw dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang
yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu
seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan
memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia
berkata :

"Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ----------

KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA

Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku,
ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk
ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk
menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari
tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan
gigihnya melanjutkan pekerjaanny menempel kotak korek api. Aku berkata
:"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.

" Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ----------

KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA

Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi
ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu
yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama
beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah
selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah
disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak
dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat
ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu
sambil menyuruhnya minum.

Ibu berkata :"Minumlah nak, aku tidak haus!" ----------

KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT

Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap
sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu,
dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita
pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat
kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati
yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar
maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat
kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk
menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan
nasehat mereka,

Ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ----------

KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA

Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan
bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak
mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit
sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang
bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu
memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang
tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut.

Ibu berkata : "Saya punya duit" ----------

KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM

Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian
memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat
sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di
perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa
ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati,
bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku :

"Aku tidak terbiasa" ----------

KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung,
harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra
atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku
melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani
operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh
kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku
karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu
menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering.
Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit
sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan
tegarnya berkata :

"Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan" ----------

KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.

Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta
menutup matanya untuk yang terakhir kalinya. Dari cerita di atas, saya
percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali
mengucapkan : " Terima kasih Ibu ! "

Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon
ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita
untuk berbincang dengan ayah ibu kita?

Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai
beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita
selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. Jika dibandingkan
dengan pacar ('afwan yah nyindir yg pacaran), kita pasti lebih peduli
dengan pacar. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar, cemas
apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di
samping kita...??

Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas
apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah
bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan
kembali lagi...

Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita,
lakukanlah yang terbaik.

Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.

Patut Di Contoh

Lain Ladang lain belalang, demikian pepatah lama kita. Kebiasaan-kebiasaan yang ada di Tanah Air ada yang sama, mirip-mirip ataupun berbeda dengan yang ada di negara Amerika. Sebenernya ane ndak mau membanding2kan kebiasaan di dua negara ini. Ane jg sebenarnya benci dengan amerika karena kebijakan2nya yang bikin umat muslim smakin terhimpit tp ndak salahnya ane share ke agan2 dan aganwati2 tentang kebiasaan bagus yang ada di Amerika sana yang patut kita contoh. Siapa tau kita bisa sukses kaya mereka. Ini berdasarkan pengakuan dari orang Indonesia yang udah lama tinggal di Amerika.

1. Mendahulukan Penyeberang Jalan.


Di penyeberangan jalan bila tiba giliran pejalan kaki maka semua kendaraan bermotor harus berhenti. Tidak peduli sang pejalan kaki menyeberang sambil ngerumpi dengan teman jadinya jalannya lelet, atau memang jalannya kayak pengantin, mereka harus ditunggu sampai mereka sampai di seberang jalan atau minimal situasi dianggap aman.


2. Persamaan Nasib di Jalan.

Jabatan atau pangkat tidak berlaku di jalan. Mau gubernur, walikota, administrator county, jenderal bintang empat sekalipun kalau jalanan macet ya ikut terkena macet. Di Amerika jarang terlihat mobil pejabat lokal dikawal oleh polisi sambil membunyikan sirene. Hanya polisi, pemadam kebakaran dan ambulans yang dalam keadaan darurat (emergency) boleh membunyikan sirine dan harus diprioritaskan. Kendaraan apapun dan milik siapapun harus minggir.


3. Membuka Pintu dan Menahannya.

Maksudnya adalah membuka pintu dan menahannya supaya orang dibelakangnya bisa lewat atau membuka pintu sambil melihat ke belakang baru menutup pintu, memastikan di belakangnya tidak ada orang. Dapat dibayangkan kalau kita membuka pintu, masuk ruangan, dan menutup pintu tahu-tahunya ada orang di belakang kita, bakalan kepalanya akan benjol.


4. Membuang Sampah Pada Tempatnya.

Kalau tidak ada tempat sampah, sampah akan dikantongi sampai menemukan tempat untuk membuangnya jadi sering orang sana membawa sampah ke rumah. Setelah itu, baru dibuang di tempat sampah. Masih berhubungan dengan itu, kebiasaan membersihkan meja setelah makan di tempat umum. Apa yang kita lihat waktu datang itu pula yang kita lihat sewaktu kita pergi, kira-kira begitu prinsipnya.


anak kecil aja bisa masa kita ndak bisa sih gan,,,


5. Tidak Merokok Sembarangan.


Saat ini semua gedung milik pemerintah dan swasta adalah kawasan bebas rokok. Untuk merokok disediakan area tertentu, biasanya sekian feet dari pintu gedung. Tetapi belakangan ini di gedung-gedung pemerintah jarak area merokok dengan pintu gedung dibikin lebih jauh lagi, membuat para perokok malas merokok karena harus jalan jauh. Pelanggaran larangan merokok sanksi dendanya sangat besar jadi tidak ada yang berani melanggar.

6. Ini kebiasaan bagus milik petugas public service.

Petugas-petugas public service seperti polisi, sheriff, pegawai pembuat SIM dan kantor-kantor pelayanan pemerintah lainnya mempunyai kebiasaan tidak mau menerima suap atau tips dalam bentuk apapun. Dengan ramah mereka akan menjelaskan bahwa tidak boleh menyuap atau memberi tips kepada petugas dan ada sanksinya, paling berat masuk penjara. Jadi orang sana selalu membayar biaya jasa pengurusan public service sesuai dengan tarif. Kalau ada kembalian langsung dikantongi, tidak baik membiarkan uang lama-lama tergeletak di meja petugas.


7. Mengucapkan Salam, Selamat Pagi, Siang atau Malam kepada orang yang tidak dikenal sekalipun.


Saling menyapa walau sekilas membuat kita merasa senang karena merasa mempunyai teman sesama manusia. Menanyakan kabar, obrolan singkat mengenai cuaca atau anak masih menjadi kebiasaan di tengah semakin individualistisnya masyarakat Amerika.


Demikianlah kebiasaan2 bagus yang dimiliki oleh orang amerika yang patut kita tiru. Walaupun banyak juga kebiasan buruk di Amerika, namun alangkah baiknya jika kita ketahui dari sisi baiknya dulu. Kita ambil kebiasaan yang baik2 dan tinggalkan yang buruk2 yang tidak sesuai dengan norma yang ada di Tanah Air tercinta Indonesia.