Untuk kamu yang pernah merasakan berpacaran lama tapi kemudian putus ditengah jalan, mungkin akan merasa sulit untuk membuka hati lagi kepada orang baru. Tidak perduli seberapa hebatnya orang baru tersebut, kenangan terhadap si mantan kadang masih muncul, baik secara sengaja, maupun tidak sengaja.
Malah, kalau masa pacaran sudah sempat berjalan dalam hitungan tahun, kamu tidak akan bisa begitu saja melupakannya. Butuh beberapa bulan untuk benar-benar melupakan mantan. Apalagi bagi sebagian orang, melupakan mantan pasangan bukan merupakan hal yang gampang.
Supaya bisa move on dan mulai membuka hati lagi, ada beberapa step yang harus kamu lakukan antara lain..
Relakan si mantan. Walaupun dia sudah melakukan sesuatu yang sangat buruk, contoh, meninggalkan kamu untuk orang yang jauh lebih muda, atau bahkan lebih memilih berpindah preferensi seksual, kamu perlu merelakannya. Maafkan dia. Kalau perlu, hubungi dia, dan katakan bahwa anda sudah memaafkan kesalahan-kesalahan dia. Ini akan membantu mu merelakan masa lalu, untuk kemudian melangkah depan.
Cari kesibukan baru. Cobalah ikut club atau ambil kelas masak. Kegiatan lain seperti fitness, ikut kelas dansa atau klub film dan buku juga dapat membantu mu membuka diri untuk cinta yang akan datang.
Rubah penampilan mu. Belanja baju-baju dengan gaya yang sedikit berbeda dari gaya berpakaian mu sehari-hari juga bisa membuat diri kelihatan lebih “segar”. Atau kalo berani, kamu bisa rubah gaya potongan rambut meniru salah satu selebritis yang sedang digemari teman-temanmu. Dijamin dengan penampilan baru ini akan bisa menaikan mood dan rasa percaya dirimu lagi.
31/05/11
Rahasia Dibalik Sisi Misterius Pria
Pria dan wanita memang berbeda dalam banyak hal. Buku 'Women from Venus Men from Mars' mengidentikkan wanita dengan planet Venus yang sarat emosi, lebih perasa, dan banyak bicara. Sebaliknya, pria yang dilekatkan dengan Mars dikenal lebih tertutup soal perasaan, dan hemat bicara.
Berikut beberapa fakta menarik seputar karakteristik pria,
seperti dikutip dari All Women Talk:
Berikut beberapa fakta menarik seputar karakteristik pria,
seperti dikutip dari All Women Talk:
1. Wanita yang menarik bagi pria
Pria sebenarnya tak begitu tertarik pada seorang wanita yang terlalu baik. Seorang wanita dengan sisi liar bisa sangat menggoda di mata kebanyakan pria. 2. Cara pria menarik perhatian
Bila ingin menarik perhatian seorang wanita, pria tak sungkan-sungkan melakukan berbagai macam cara untuk mengesankan wanita idamannya. Bahkan tak jarang mereka rela melakukan hal-hal yang tak biasanya mereka lakukan. 3. Cara menyentuh hati pria
Ketika seorang wanita mampu menyentuh hati seorang pria, sang pria akan bertekuk lutut pada Anda. Walaupun begitu, jangan bersikap memerintah karena akan melukai egonya. Jika ada yang tidak Anda sukai dari dirinya, katakan dengan lembut. 4. Ucapan "Tidak"
Banyak pria yang menerima penolakan dari lawan jenis memahami kata 'tidak' sebagai usaha untuk mencoba lagi. 5. Kalem
Saat bertengkar, sedang marah atau gugup, banyak pria masih dapat terlihat kalem. Perhatikan baik-baik, apakah ia berkeringat atau tidak. Jika ia berkeringat, maka sebenarnya si dia sedang menyembunyikan perasaannya. 6. Hobi
Anda mungkin berpikir pria menghabiskan waktu bermain video game atau sepakbola. Di saat yang sama, pria menganggap wanita membuang waktu dengan riasan dan novel roman. 7. Pengalaman
Wanita banyak belajar dari yang mereka baca dari buku, majalah, novel roman dan menonton film. Pria lebih banyak belajar dari pengalaman dan masalah yang mereka hadapi.
5 'Kecelakaan' yang Bisa Terjadi Saat Bercinta
Meskipun hal tersebut wajar terjadi, bukan berarti bisa dianggap remeh. Jangan abaikan luka sekecil apapun setelah bercinta, karena meskipun ringan tapi jika terjadi terus menerus juga bisa membahayakan kondisi fisik Anda maupun pasangan.
Dikutip dari thesite, berikut ini lima kecelakaan yang umum terjadi saat bercinta dan cara mengatasinya.
1. Benturan pada Kepala
Gerakan menghentak saat penetrasi seks mungkin bisa menyebabkan kepala pasangan terbentur sandaran atau pinggiran tempat tidur. Hal tersebut bisa mengakibatkan kepala memar-memar, bahkan hingga pingsan bila benturan keras berkali-kali menimpa kepala. Untuk menghindarinya, tempatkan bantal di dekat sandaran tempat tidur atau beli tempat tidur dengan sandaran yang empuk.
Jika pasangan Anda pingsan karena terbentur saat bercinta, segera beri ruang untuk bernafas dan tempelkan wewangian beraroma tajam di hidungnya. Cara ini bisa menyadarkan orang pingsan karena shock ringan. Tapi bila dalam lima menit masih tidak sadar, bergegaslah hubungi ambulans atau dokter.
2. Lecet Akibat Gesekan
Mungkin beberapa pasangan pernah mencoba hubungan seks selain di tempat tidur, agar tidak membosankan. Misalnya di atas karpet, permadani atau lantai tanpa alas. Gesekan antara kulit dengan karpet atau material keras lain saat berhubungan, mungkin bisa membuat kulit lecet atau terasa terbakar. Cepatlah obati luka lecet tersebut dengan cairan antiseptik dan obat luka agar tidak infeksi.
Bila Anda ingin bereksperimen dalam bercinta, jangan lakukan di medium yang kasar atau keras. Lapisi karpet dengan bed cover atau sprei berbahan lembut untuk meminimalisir terjadinya luka.
3. Luka Tergigit
Gigitan di beberapa area tubuh tertentu, misalnya bibir, dada, telinga atau punggung kadang bisa menambah gairah seksual. Tapi bila terlalu semangat 'menggigit', bisa saja meninggalkan luka lecet atau membiru pada kulit pasangan. Untuk mencegahnya, mintalah pasangan memperlakukan Anda lebih lembut, begitupun sebaliknya. Jika Anda atau si dia tidak bisa menahan diri dan 'kecelakaan' itu terlanjur terjadi, segera obati dengan cairan antiseptik.
4. Cakaran
Karena terlalu menikmati penetrasi atau menjelang orgasme, biasanya tanpa sadar seseorang akan mencakar punggung atau lengan pasangannya. Hal tersebut mungkin wajar dan normal saja terjadi saat bercinta. Tapi luka yang tertinggal sebaiknya segera disembuhkan sebelum terjadi infeksi. Apalagi bila sampai mengeluarkan banyak darah. Setelah diberi obat luka, balut bekas cakaran dengan perban atau plester luka.
5. Memar-memar
Lutut, lengan, bokong dan kaki adalah bagian tubuh yang kerap mengalami memar akibat berhubungan seksual. Memar biasanya muncul karena pembuluh darah kecil pecah akibat terbentur. Untuk menyembuhkannya, kompres bagian yang memar dengan es batu yang dibungkus kain, atau ambil sesuatu yang dingin dari kulkas. Bila memar tak kunjung sembuh, kemungkinan Anda mengalami luka dalam dan sebaiknya minta bantuan dokter. Konsultasi dengan ginekolog diperlukan, jika memar terjadi pada area Miss V atau dekat rahim.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)
